Critical book review
Kurikulum Dan Pembelajaran
Disusun
O
L
E
H
:
Nama : EVA
SARI
Npm : 1502050039
Kelas : III A PAGI
Pendidikan Bahasa Inggris
DOSEN : Muhammad Arifin, S.Pd., M.Pd
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
(FKIP UMSU 2016/2017)
MEDAN
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………... i
DAFTAR ISI……………………………………………………………………. ii
Identitas Buku I…………………………………………………………………. 1
Ringkasan (Sumarry) Buku I……………………………………………………. 2
Kelebihan Buku I………………………………………………………………... 6
Kekurangan Buku I……………………………………………………………… 7
Identitas Buku II……………………………………………………………….... 8
Ringkasan Buku II………………………………………………………….…… 9
Kelebihan Buku II………………………………………………………………. 13
Kekurangan Buku II…………………………………………………………….. 14
Perbandingan Buku
I dan Buku II……………………………………………...... 15
Kesimpulan……………………………………………………………………… 16
Saran…………………………………………………………………………….. 17
Referensi………………………………………………………………………… 18
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis
berikan kepada kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat,
hidayah dan keridha Nya serta melimpahkan karunia Nya kepada kita semua.
Sehingga penulis dapat menyelesaikan tulisan ini yang membahas mengenai
critical book review dari buku yang berjudul “Kurikulum dan Pembelajaran”. Tulisan
ini saya buat dengan tujuan untuk memenuhi tugas dari dosen saya yang bernama
Muhammad Arifin, S.Pd., M.Pd mata kuliah Kurikulum dan Pembelajaran.
Tak lupa pula salawat
beriring salam saya hadiahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Saw,
semoga di akhir kelak nanti kita mendapatkan safa’atnya. Serta penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua saya,
dosen saya, dan teman-teman saya yang telah memberikan dukungan kepada penulis
untuk menyelesaikan tulisan ini.
Dan
penulis berharap
tulisan ini dapat memberi manfaat bagi pembaca, dapat menambah wawasan
para pembacanya, dan dapat memudahkan kepada pembaca untuk mengetahui
kekurangan dari buku yang berjudul “Kurikulum dan Pembelajaran”. Penulis
minta
maaf jika ada kata-kata didalam tulisan ini yang kurang berkenan kepada
pembaca
atau tulisan ini tidak sempurna bagi pembaca. Oleh karena itu penulis
meminta
kritik dan saran dari pembaca yang dapat membangun tulisan
ini menjadi lebih baik, dan agar penulis dapat memperbaiki tulisan ini
menjadi
lebih baik lagi.
Demikian hasil tulisan yang saya buat
ini, saya selaku penyusun saya ucapkan terima kasih.
Medan,
06 Oktober 2016
Identitas
buku I
Judul Buku :
Kurikulum dan Pembelajaran
Penerbit :
Kencana Prenada Media Group
Tempat Terbit :
Jakarta
Tahun Terbit :
2011
Cetakan :
keempat, November 2011
Ukuran :
23 cm
Penulis : Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd
Tebal
Halaman : 382 Halaman
Harga
Buku : Rp.35.000,-
ISBN : 978-979-1486-19-4
RINGKASAN
(SUMMARY) Buku I
Buku ini ditulis oleh
Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd dengan judul Kurikulum dan Pembelajaran. Wina
Sanjaya merupakan salah seorang anggota Tim Pengurus Standar Kompetensi Lulusan
(SKL) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Berlatar belakangkan pendidikan
magister pendidikan dalam bidang
pengembangan kurikulum, dan kini wina sanjaya telah selesai menempuh pendidikan
S3. Wina sanjaya memulai karier menjadi PNS tahun 1986 di usat sumber belajar
IKIP-Bandung (sekarang P3MP-UPI).
Buku
ini terdiri dari 4 (empat) bagian dan terdapat 15 (lima belas) bab, dimana
bagian satu terdapat lima bab, bagian dua terdapat dua bab, bagian tiga terdapat
lima bab, dan bagian empat terdapat tiga bab. Masing-masing bab membahas
hal-hal yang berbeda. Adapun isi dari tiap bab pada buku ini, ialah :
Bagian 1 terdapat 5 bab yaitu :
Bab 1 membahas hakikat kurikulum
Bab
2 membahas landasan pengembangan kurikulum
Bab
3 membahas desain kurikulum
Bab
4 membahas pendekatan dan model
pengembangan
Bab
5 membahas pengembangan tujuan dan isi kurikulum
Bagian 2 terdapat 2 bab yaitu :
Bab 6 membahas hakikat kurikulum
tingkat satuan pendidikan (KTSP)
Bab 7 membahas
pengembangan dokumen KTSP
Bagian 3 terdapat 5 bab yaitu :
Bab 8 membahas sistem pembelajaran
Bab 9 membahas mengejar
dan belajar dalam implementasi kurikulum
Bab 10 membahas faktor
psikologi dalam belajar
Bab 11 membahas guru
dalam proses pembelajaran
Bab 12 membahas
strategi pembelajaran
Bagian 4 terdapat 3 bab yaitu :
Bab 13 membahas inovasi kurikulum dan pembelajaran
Bab 14 membahas evolusi
kurikulum dan pembelajaran
Bab 15 membahas
penilaian portofolio
Dalam
isi buku yang ditulis oleh wina sanjaya
ialah sangat mudah dipahami dan buku ini banyak menjelaskan teoritis dan
bagaimana cara mengaplikasikan teori tersebut dalam dunia pendidikan masa kini.
Buku ini juga telah menjelaskannya secara detail antara teori dengan
praktiknya.
Secara umum buku yang
ditulis oleh wina snjaya ini membahas tentang teori dan praktik pengembangan
kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Buku ini tidak hanya membahas
tentang teoritisnya saja seperti buku-buku pada umumnya yang telah saya baca,
buku ini lebih domain pada praktik dalam dunia pendidikan masa kini.
Dalam suatu kurikulum mesti ada perencanaan pembelajaran
serta bagaimana perencanaan itu diimplementasikan menjadi pengalaman belajar
siswa dalam rangka pencapaian tujuan yang diharapkan. Maka yang menjadi fungsi
suatu kurikulum adalah dalam mempersiapkan peserta didik agar mereka dapat
hidup di masyarakat.
Diantara peran kurikulum adalah:
1. Peranan Konservatif
2. Peran kreatif
3. Peran kritis dan evaluatif
Adapun fungsi dari kurikulum adalah:
1. Fungsi penyesuaian
2. Fungsi integrasi fungsi diferensiasi
3. Fungsi persiapan
4. Fungsi pemilihan
5. Fungsi diagnostik
Hal ini dikutip dari apa yang telah disampaikan pada halaman
17 buku ini, tentang kurikulum dan pengajaran sebagai kesatuan dua hal yang
tidak dapat dipisahkan, walaupun keduanya memiliki posisi yang berbeda satu sama
lain. “Bagi Saylor, berbicara tentang kurikulum dan pengajaran itu seperti
Romeo dan Juliet. Artinya, berbicara tentang Romeo adalah berbicara juga
tentang Juliet. Romeo tidak akan berarti apa-apa tanpa juliet dan juga
sebaliknya. Tanpa ada kurikulum sebagai sebuah rencana, maka pembelajaran atau
pengajaran tidak akan efektif. Dengan demikian, tanpa pembelajaran atau
pengajaran sebagai implementasi sebuah rencana maka, kurikulum tidak akan
memiliki arti apa-apa. Inilah satu kelebihan buku ini. Mengungkapkan suatu
teori tidak dengan bahasa yang rumit dan ‘berkelas’. Namun memberikan
perumpamaan yang dapat dengan mudah diterima tanpa harus memikirkannya secara
mendalam yang berkepanjangan. Namun, di dalam buku ini juga membahas
bagaimana cara mengaplikasikan teori-teori tersebut misalnya tentang
perkembangan KTSP saat ini dan bagaimana cara implementasinya dalam proses
pendidikan di sekolah maupun di berbagai universitas yang memakai ajaran KTSP,
serta bagaimana pengembangan dokumen KTSP saat ini.
Bagian dua di buku ini
membahas tentang hakikat kurikulum tingkat kesatuan pendidikan (KTSP) yang membahas tentang
pendahuluan, pengertian dan karakteristik KTSP, tujuan KTSP, dasar penyusunan
KTSP, prinsip-pinsip pengembangan KTSP, Komponen KTSP, Proses penyusunan KTSP.
Sedangkan pada bab 7
pengembangan dokumen KTSP, buku
ini menjelaskan sekaligus memberikan contoh pengembangan dokumen KTSP secara
rinci. Tentunya ini akan sangat membantu dalam mengenali dan memahami proses
pengembangan KTSP baik secara teoritis maupun praktisnya..
Bentuk implementasi
dari KTSP ini terlihat pada bagian ketiga yang terdapat pada bab 8 membahas
tentang sistem pembelajaran, berisi
tentang sistem pembelajaran, tidak jauh berbeda dengan teori-teori mengenai
sistem pembelajaran yang disampaikan oleh banyak buku kependidikan lainnya.
Dalam proses implementasi kurikulum (KTSP) tentunya yang akan lebih paham
adalah memperhatikan pendidikan dalam negeri dibanding penulis luar negeri yang
hanya ‘teoritis’ semata, tanpa mengetahui bagaimana cara aplikasi sebenarnya di
Indonesia dalam mengajar dan belajar dalam impelementasi
kurikulum, faktor psikologis dalam belajar, posisi guru dalam proses
pembelajaran di sekolah, dan strategi apa saja yang dapat digunakkan dalam pembelajaran
di sekolah. Dalam implementasinya di dalam buku ini seorang guru dan mahasiswa
diajar cara mengoptimalkan peranan menjadi seorang guru di dalam proses
pembelajaran yang berlangsung maupun tidak berlangsung di sekolah. Telah kita
ketahui bahwa banyaknya guru yang tidak mampu berperan sebagaimana layaknya
seorang guru. Oleh karena itu, isi buku ini memaparkan mengenai peranan seorang
guru dalam proses pembelajaran secara konkret dan lebih mudah untuk memahaminya
serta mudah untuk mengaplikasikannya.
Bagian keempat buku ini
membahas tentang inovasi kurikulum dan
pembelajaran yang terdapat pada bab 13 membahas tentang pengertian inovasi,
masalah penddikan sebagai sumber inovasi, difusi dan keputusan inovasi,
hambatan inovasi, dan berbagai jenis inovasi dalam kurikulum dan pembelajaran
dijelaskan secara teoritis dengan detail. Sementara bab 14 masih berbicara seputar
konsep dan teori belajar mengajar dan implementasi kurikulum pada proses
tersebut. Pada bab terakhir yaitu bab 15 menjelaskan mengenai penilaian
portofolio, pengertian, prinsip dan kelebihan serta kekurangannya dan bagaimana
tahapan pelaksanaannya dijelaskan secara konkret, detail dan mudah untuk
dipahami oleh pembacanya, sehingga setelah pembaca membaca isi dari buku wina
sanjaya pembaca dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan yaitu khususnya di dunia
pendidikan. Dapat Pada bab ini di halaman 373 saya juga menimbulkan pertanyaan
yang ter pada tabel 15.2 pada kolom criteria bagian kolom ke 4. Pertanyaan saya
: mengapa pada kolom ke 4 bagian kolom kriteria itu tidak dijelaskan maksud
dari “v” dan bagaimana cara penilaian
portofolio proses belajar siswa?. Satu hal lagi, Wina Sanjaya menawarkan
berbagai teorinya dengan merujuk pada 44 buku rujukan yang mayoritas ditulis
oleh penulis luar negeri. Di satu sisi ini memang bisa menjadi kelebihan buku
ini, namun di sisi lain disinilah letak kekurangan buku ini, adalah pilihan
yang tepat untuk menjadikan buku ini salah satu referensi wajib dalam proses
pembelajaran terkait dengan kurikulum serta pengembangannya atau sebagai pedoman
praktis bagi guru, praktisi dan memperhatikan pendidikan dalam merumuskan
sebuah kurikulum pada suatu lembaga pendidikan.
Kelebihan
Buku I
Berdasarkan review saya terhadap buku “ Kurikulum dan
Pembelajaran “ yang ditulis oleh Prof. Dr. Wina Sanjaya, M.Pd., ada beberapa
kelebihan dari buku tersebut yaitu :
1.
Cover buku lebih menarik sehingga, mahasiswa dominan memilih
buku wina sanjaya.
2.
Harganya lebih murah. Dengan harga yang lebih murah, mahasiswa
dapat menjangkau untuk membelinya.
3.
Isi buku ini di lengkapi dengan contoh-contoh matrik yang dapat
mempermudah kita untuk lebih memahami lagi bagaimana pendidikan itu yang sebenarnya.
4. Setiap sub-sub bab terdapat matrik-matrik yang membahas mengenai
praktik-praktik kurikulum dalam pendidikan.
5.
Isi buku ini cukup jelas, dalam hal menguraikan materinya buku
ini cukup luas, dan bahasa yang digunakan mudah untuk dipahami.
6. Isi buku ini lebih dominan pada teori dan praktik-praktik dalam
kurikulum dan pembelajaran. Sehingga, mahasiswa yang membacanya lebih mudah untuk
mempraktikkannya di dunia pendidikan.
Kekurangan
Buku I
Setelah saya membaca buku ini ada beberapa
kekurangan yang terdapat di dalam buku ini yaitu :
1. Buku ini tidak terdapat rangkuman dan latihan-latihan
di setiap sub-sub bab sehingga mahasiswa yang membacanya tidak dapat lebih
untuk memahaminya.
2. Tulisannya terlalu kecil sekali. Sehingga ada beberapa
tulisan yang ketika saya membacanya tidak kelihatan atau agak buram.
3. Kualitas kertasnya tidak bagus, sebab kertasnya tipis dan mudah sobek.
Identitas Buku II
Judul Buku :
Kurikulum dan Pembelajaran
Penerbit :
PT. Raja Grafindo Prasada
Tempa Terbit :
Jakarta
Tahun Terbit :
2016
Cetakan :
Kelima, Maret 2016
Penulis :
Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran
Ukuran
Buku : 23 cm
Harga
Buku : Rp.70.000,-
ISBN :
978-979-769-382-4
Ringkasan (summary) Buku II
Buku Kurikulum dan Pembelajaran ini ditulis
oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan
Pembelajaran cetakan kelima, Maret 2016 telah diuraikan materi tentang kurikulum dan pembelajaran.
Namun terdapat beberapa perbedaan dari isi buku tersebut dengan buku-buku pada
umumnya misalnya, tidak dilengkapinya contoh-contoh dari teori tersebut dalam pendidikan.
Hal ini dapat dilihat dari buku yang hanya memaparkan teori secara umum tanpa
rincian yang lebih jelas.
Buku ini terdiri
atas sebelas bab yang disusun oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan
pembelajaran, masing-masing bab membahas hal-hal yang berbeda sebagai berikut :
·
Bab 1 : Pengertian, dimensi, fungsi, dan peranan kurikulum
·
Bab 2 : Landasan Pengembangan Kurikulum
·
Bab 3 : Komponen-komponen Pengembangan Kurikulum
·
Bab 4 : Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
·
Bab 5 : Model Pengembangan dan Organisasi Kurikulum
·
Bab 6 : Evaluasi Kurikulum
·
Bab 7 : Konsep Dasar Pembelajaran
·
Bab 8 : Komponen-komponen pembelajaran
·
Bab 9 :
Prinsip-prinsip Pembelajaran
·
Bab 10: Pendekatan, strategi, dan model pembelajaran
·
Bab 11 : Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran
Berikut bagian-bagian saya temukan setelah saya membaca
buku tersebut, ialah sebagai sebagai berikut :
Bab pertama buku ini yang ditulis oleh Drs.Asep Herry
Hernawan, M.Pd. Riche Cynhia, S.Pd, M.Si. membahas pengertian, dimensi, fungsi,
dan peranan kurikulum, yang dijelaskan di bab ini berupa pendapat-pendapat para
ahli tentang pengertian kurikulum tersebut, hubungan kurikulum dengan dimensi
ide, dimensi rencana, dimensi aktivias dan dimensi hasil, dan menjelaskan
fungsi dan peran dari kurikulum tersebut. Namun, berdasarkan apa yang saya
baca, pada bab ini hanya memyajikan teori-teori umumnya saja tanpa menjelaskan secara
rinci dan memaparkan bagaimana pengimplementasian fungsi-fungsi serta kurikulum itu sendiri di lembaga-lembaga
pendidikan baik yang formal maupun non formal. Bab kedua buku ini yang ditulis
oleh Drs. Dadang Sukiman, M.pd. Asra, M.Ed. membahas landasan pengembangan kurikulum yang terdiri dari 4 bagian yaitu:
landasan filsafat, landasan psikologis, landasan sosiolgis dan landasan
teknologis. Menurut saya pada bab ini penulis kurang memberikan penjelasan
secara detail karena tidak menjelaskan bagaimana pengimplementasian 4 landasan
yang dibahas tersebut dalam pelaksanaan pengembangan kurikulum dan bagaimana
pengaruh landasan itu kepada pengembangan kurikulum itu sendiri. Karena penjelasan
pada bab ini tidak lengkap ada timbul pertanyaan yang belum saya pahami didalam
buku ini, yang saya ingin tanyakan terdapat pada halaman 40 paragraf kedua
baris ketiga yaitu aspek-aspek kehidupan tertentu dan berkenaan dengan kelompok
yang bersifat vokasional. Pertanyaan saya “Kelompok yang bagaimanakah yang sifatnya
vokasional dalam aspek-aspek kehidupan dan pendidikan?”.
Bab ketiga yang ditulis oleh Prof. Dr.H. Wina Sanjaya,
M.Pd. Dian Andayani, S.Pd. menjelaskan komponen dalam pengembangan kurikulum
yang terdiri dari komponen tujuan, komponen isi dari materi pelajaran, komponen
metode/ srategi dan komponen evaluasi. Namun, saya simpulkan bahwa dalam bab ini tidak
membahas secara signifikan bagaimana komponen-komponen itu, dan bagaimana pula
komponen-komponen itu dapat menjadi pertimbangan dan mempengaruhi dalam
pengembangan kurikulum.dan tidak disertakan contoh-contoh sehingga sulit saya
untuk memahami isi dari buku tersebut.
Pada bab keempat ditulis oleh Dr. Hj. Yooke Tjurparmah
S.Kommaruddin, M.Pd. dan Dr. Deni Kurniawan, M.Pd membahas tentang prinsip pengembangan kurikulum, yang meliputi pengertian prinsip pengembangan
kurikulum, macam-macam sumber prinsip pengembangan kurikulum, tipe-tipe prinsip
pengembangan kurikulum dan macam–macam prinsip pengembangan kurikulum.
Kekurangan pada bab ini materi yang disampaikan masih sangat kurang lengkap
sehingga masih kurang sempurna untuk dijadikan referensi dalam belajar.
Bab lima buku ini yang ditulis oleh Dr. Toto Ruhimat,
M.Pd. dan Dra. Muthia Alinawati membahas model pengembangan dan organisasi kurikulum. Pada bab ini kurang
bagus penjelasan model-model pengembangan kurikulum tersebut, penjelasannya
juga belum lengkap, ada model pengembangan kurikulum yang tidak saya pahami dan
tidak diberikan contoh oleh penulisnya, pertanyaan saya terdapat pada halaman
83 yaitu model Miller-Seller “ bagaimana cara penerapan model Miller-Seller
dalam pendidikan? dan adakah pengaruhnya terhadap dunia pendidikan khususnya
dalam ruang lingkup kurikulum dan pengembangannya? Berikanlah contohnya
seberapa besar pengaruhnya”. Bab selanjutnya ditulis oleh Prof. Dr. R. Ibrahim,
M.A. dan Dra. Masitoh, M.Pd. membahas tentang evaluasi kurikulum mulai dari
pengertian evaluasi kurikulum, tujuan evaluasi, model-model evaluasi kurikulum,
tinjauan masing-masing model dan model yang disarankan. Penjelasannya dan sub
judul dari bab ini sudah cukup bagus, hanya saja pemaparkan teori-teori umumnya
kurang rinci dan belum menjelaskan bagaimana cara pengevaluasian kurikulum itu
sendiri agar mendapakan hasil yang lebih optimal.Menurut saya itu belum lengkap
untuk dijadikan referensi dalam pembelajaran.
Bab ketujuh buku ini yang ditulis oleh Dr. Deni Darmawan,
S.Pd., M.Si. dan Dra. Permasih, M.Pd memaparkan konsep dasar pembelajaran, yang
hanya membahas teori-teori tentang hakikat belajar, hakikat pembelajaran,
landasan konsep pembelajaran dan hasil belajar dari pembelajaran .Teori yang di
paparkan sudah cukup lengkap namun masih butuh banyak referensi lagi agar pembahasan
di bab ini lebih sempurna. Bab delapan buku ini yang ditulis oleh Drs. Toto
Fathoni, M.Pd. dan Cepi Riyana, S.Pd., M.Pd. membahas tentang komponen
komponen pembelajaran yang sudah cukup bagus dalam teorinya, karena yang
disajikan pada bab ini meliputi tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, strategi dan metode
pembelajaran, beberapa stategi pembelajaran dan metode mengajar,kriteria
penggunaan strategi pembelajaran dan metode mengajar, media pembelajaran,
evaluasi pembelajaran itu sudah cukup lengkap dan sub judul pada bab ini saling
mendukung dan berkaitan satu sama lain . Saya sebagai pembaca sudah cukup puas .
Bab kesembilan buku ini yang ditulis oleh Drs. Zaenal
Arifin, M.Pd. memaparkan materi tentang prinsip-prinsip pembelajaran yang
memuat hakikat pembelajaran, prinsip-prinsip pembelajaran, prinsip-prinsip
keterlibatan langsung/berpengalaman, prinsip pengulangan, prinsip tantangan,
prinsip balikan dan penguatan dan prinsip perbedaan individual. Menurut saya
sub bab dalam bab ini cukup lengkap pemaparannya.
Bab kesepuluh buku yang ditulis oleh Dr. Rusman, M.Pd dan Laksmi
Dewi, M.Pd membahas tentang pendekatan, strategi, model pembelajaran, dan memilih pendekatan,
strategi, dan model pembelajaran. Dalam bab ini terlihat jelas bahwa hanya
memaparkan teori secara umum saja, teori yang dipaparkan tidaklah terperinci sehingga
pada bab ini materi-materinya kurang mampu dijadikan referensi karena kurang
lengkap. Dalam hal ini ada beberapa hal yang
menimbulkan pertanyaan yang belum saya pahami tentang pendekatan pembelajaran yang
dimulai dari halaman 190-195 mengenai pendekatan seorang pendidik secara idealisme,
realisme, pragmatisme,
eksistensialisme, behaviorisme, kognitif, humanisme, pada dasarnya sebagian besar
pendidik tidak mampu untuk melakukan pendekan tersebut, pertanyaan saya, “Bagaimana
cara mengatasi seorang pendidik yang tidak mampu untuk melakukan pendekatan tersebut
dalam proses pendidikan?”, padahal seorang pendidik dituntut untuk melakukan pendekatan
tersebut agar seorang pendidik mengetahui posisi dan kemampuan seorang peserta didik
dalam pendidikan.
Pada bab kesebelas buku ini yang ditulis oleh Dr. H. Dinn
Wahyudin, M.A dan Drs. Rudi Susilana, M.Si membahas inovasi kurikulum dan
pembelajaran yang membahas hakikat, unsur, dan ciri inovasi pendidikan, adopsi
dan pelaksanaan inovasi pendidikan, kontribusi inovasi dalam pendidikan,
beberapa hasil inovasi dalam pendidikan, beberapa hasil inovasi kurikulum dan
syarat serta langkah melakukan inovasi. Dalam penyajian dari penjelasan materi
ini kurang jelas, memang teori-teorinya mendukung untuk menjelaskan teori
tersebut. Pada bab ini juga ada mentimbul pertanyaan yaitu terdapat pada
halaman 265 pada paragraf ketiga baris kelima
adopter akhir (late adopters) yaitu kelompok yang sangat skeptis dan
rasisten terhadap perubahan pertanyaan saya ialah “apa pengertian dari skeptis
dan resisten? Dan bagaimana resisten perubahan dalam pendidikan yang
sebenarnya?”. Hal ini yang membuat saya tidak memahaminya.
Berdasarkan hasil dari pembahasan buku
“Kurikulum dan Pembelajaran” yang disusun oleh tim perkembangan MKDP secara
keseluruhan buku ini masih kurang lengkap dalam penyajian materinya, karena
teori-teori yang disajikan masih secara umum belum ada penjelasan secara rinci dan konkret, serta belum
menyajikan contoh-contoh bagaimana pengimplementasian baik dari pengimplementasian
dari kurikulum tersebut
dilembaga pendidikan, maupun bagaimana pengembangan kurikulum serta cara-cara
mengevaluasi kurikulum agar mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.
Demikian critical book review yang pembaca tulis dalam
buku kurikulum dan pendidikan yang ditulis
oleh Tim Pengembangan MKDP. Sebagian besar critical book review yang saya
tuangkan terkait pada penjelasan yang yang kurang lengkap dan kurang jelas.
Serta tidak diberikan contoh-contoh sebagai pendudukung dari isi materi
tersebut. Sehingga, ketika mahasiswa membaca buku ini dapat lebih memahaminya.
Kelebihan
Buku II
Setelah saya membaca
buku ini ada beberapa kekurangan yang terdapat pada buku yang di tulis oleh tim
pengembangan MKDP kurikulum dan pembelajaran yaitu :
1. Buku ini terdapat sebelas bab, setiap sub-sub bab buku
ini dilengkapi dengan rangkuman-rangkuman dan latihan-latihan. Sehingga
mahasiswa yang membacanya dapat lebih memahami kembali setelah ia membaca
keseluruhan isi.
2. Buku ini disusun oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum
dan Pembelajaran yang terdiri dari 21 orang telah berhasil menerbitkan satu
buku yang berbasis pendidikan.
3. Buku ini lebih banyak terdapat referensinya yang
terdapat pada halaman 269-274 diakhir buku.
4. Isi buku ini membahas tentang 4 landasan yaitu
landasan psikologi, landasan fisiologis, landasan sosiologis dan landasan
teknologi.
5. Dalam pemaparan pengertian kurikulum buku ini banyak
menggunakan bahasa inggris sehingga, dapat menambah vocabulary pembaca dalam
bahasa inggris.
6. Pada halaman terakhir pada buku ini terdapat lampiran
BSNP yaitu Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang
Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kekurangan
buku II
Setelah saya membaca
buku ini ada beberapa kekurangan yang terdapat pada buku yang di tulis oleh tim
pengembangan MKDP kurikulum dan pembelajaran yaitu :
1.
Desain cover
tidak menarik. Sehingga, mahasiswa kurang minat untuk membacanya.
2.
Harganya lebih
mahal atau kurang terjangkau untuk kalangan mahasiswa.
3.
Ada beberapa
tulisan yang tidak memenuhi aturan-aturan penulisan secara EYD.
4. Setiap sub bab
tidak terdapat matrik-matrik penjelasan dari kurikulum dan pembelajaran.
5. Isi dari buku
ini hanya berdominan pada teori-teori para ahli saja. Namun, tidak ada
dijelaskan bagaimana praktik kurikulum dan pembelajaran dalam pendidikan. Hal
ini membuat kesulitan untuk mahasiswa yang ingin mempraktikkan langsung dalam
dunia pendidikan.
6. Isi dari uku ini
menggunakan beberapa kata-kata baru seperti adopter, skeptis, resisten.
Sehingga saya tidak memahaminya.
Perbandingan
Dari Buku I Dan Buku II
Berdasarkan review yang
telah saya buat pada identitas buku I dan buku II tersebut, dapat dibandingkaan
bahwa buku I dan buku II terdapat beberapa perbedaan yang jauh yaitu sebagai
berikut :
No
|
Perbandingan
|
Buku
I
|
Buku
II
|
1.
|
Cover buku
|
Lebih menarik
|
Tidak menarik
|
2.
|
Bahasa buku
|
Bahasa yang digunakan lebih mudah untuk di pahami
oleh mahasiswa
|
bahasa yang digunakan dalam penulisan ialah
ditulis secara umum materinya sehingga
sulit untuk dipahami.
|
3.
|
Penulisan
|
Penulisan isi buku sesuai dengan aturan-aturan EYD.
|
Masih ada beberapa penulisan yang tidak sesuai
dituliskan dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan berdasarkan EYD
|
4.
|
Isi buku
|
Pertama, isi buku ini lebih dominan pada praktik
atau cara implementasi dari materi kurikulum dan pembelajaran dalam dunia
pendidikan masa kini.
Kedua, buku ini banyak menggunakan matrik dalam
menjelaskan
Ketiga, isi buku ini ditulis secara jelas dan
terinci.
Keempat buku ini membahas kurikulum tersembunyi
secara lengkap, dan membahas tentang kurikulum tingkat kesatuan pendidikan
(KTSP) serta proses penyusunannya.
|
Pertama, isi dari buku ini lebih dominan pada teori
saja, tanpa menjelaskan implementasi atau praktik dari isi teori tersebut
dalam dunia pendidikan masa kini.
Kedua, buku ini tidak banyak menggunakan matriks.
Ketiga, isi buku ini krang jelas dan tidak
terinci.
Keempat buku ini tidak ada membahas tentang kedua
hal tersebut yaitu kurikulum tersembunyi dan kurikulum tingkat kesatuan
pendidikan (KTSP)
|
Kesimpulan
Buku yang lebih baik
digunakan dalam proses belajar dan pembelajaran ialah buku yang ditulis oleh
Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd yang berjudul “ Kurikulum Dan Pembelajaran, karena
isi buku tersebut ditulis secara rinci, jelas dan banyak membahas tentang
praktik-praktik dalam dunia pendidikan dibandingkan buku II yang ditulis oleh
Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran hanya membahas tentang
teorinya saja dan tidak banyak menjelaskan praktik-praktik dari meteri
kurikulum dan pembelajaran dalam konteks dunia pendidikan masa kini. Sehingga,
kita sulit untuk memperaktikkan teori tersebut dalam dunia pendidikan masa
kini.
Saran
Untuk lebih memahami kurikulum
dan pembelajaran dalam pendidikan sebaiknya dan seharusnya kita sebagai mahasiswa menggunakan dua
buah buku atau lebih. Sehingga, dengan
mudahnya kita dapat lebih memahami, lebih dalam ilmu dan wawasan kita mengenai
kurikulum dan pembelajaran.
Referensi
Prof.Dr.
H. Wina Sanjaya, M.Pd, 2008. Kurikulum Dan
Pembelajaran. Jakarta : Prenada Media Group.
Tim Pengembangan
MKDP Kurikulum dan pembelajaran. 2011. Kurikulum
Dan Pembelajaran. Bandung : Raja Grafindo Persada