Jumat, 14 Oktober 2016

critical book review kurikulum dan pendidikan

Critical book review
Kurikulum Dan Pembelajaran
Disusun
O
L
E
H
 :
Nama : EVA SARI
Npm  : 1502050039
Kelas  : III A PAGI
Pendidikan Bahasa Inggris
 
DOSEN : Muhammad Arifin, S.Pd., M.Pd
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA
(FKIP UMSU 2016/2017)
MEDAN




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………...     i
DAFTAR ISI…………………………………………………………………….    ii
Identitas Buku I………………………………………………………………….     1
Ringkasan (Sumarry) Buku I…………………………………………………….      2
Kelebihan Buku I………………………………………………………………...    6
Kekurangan Buku I………………………………………………………………    7
Identitas Buku II………………………………………………………………....     8
Ringkasan Buku II………………………………………………………….……     9
Kelebihan Buku II……………………………………………………………….    13
Kekurangan Buku II……………………………………………………………..    14
Perbandingan Buku I dan Buku II……………………………………………......     15
Kesimpulan………………………………………………………………………    16
Saran……………………………………………………………………………..   17
Referensi…………………………………………………………………………    18
 
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis berikan kepada kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan keridha Nya serta melimpahkan karunia Nya kepada kita semua. Sehingga penulis dapat menyelesaikan tulisan ini yang membahas mengenai critical book review dari buku yang berjudul “Kurikulum dan Pembelajaran”. Tulisan ini saya buat dengan tujuan untuk memenuhi tugas dari dosen saya yang bernama Muhammad Arifin, S.Pd., M.Pd mata kuliah Kurikulum dan Pembelajaran.
Tak lupa pula salawat beriring salam saya hadiahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Saw, semoga di akhir kelak nanti kita mendapatkan safa’atnya. Serta penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua saya, dosen saya, dan teman-teman saya yang telah memberikan dukungan kepada penulis untuk menyelesaikan tulisan ini.
Dan penulis berharap tulisan ini dapat memberi manfaat bagi pembaca, dapat menambah wawasan para pembacanya, dan dapat memudahkan kepada pembaca untuk mengetahui kekurangan dari buku yang berjudul “Kurikulum dan Pembelajaran”. Penulis minta maaf jika ada kata-kata didalam tulisan ini yang kurang berkenan kepada pembaca atau tulisan ini tidak sempurna bagi pembaca. Oleh karena itu penulis meminta kritik dan saran dari pembaca yang dapat membangun tulisan ini menjadi lebih baik, dan agar penulis dapat memperbaiki tulisan ini menjadi lebih baik lagi.
            Demikian hasil tulisan yang saya buat ini, saya selaku penyusun saya ucapkan terima kasih.
                                                                                                Medan, 06 Oktober 2016


                                                                                                                        Penulis 
 
Identitas buku I
 
Judul Buku                  : Kurikulum dan Pembelajaran
Penerbit                       : Kencana Prenada Media Group
Tempat Terbit              : Jakarta
Tahun Terbit                : 2011
Cetakan                      : keempat, November 2011
Ukuran                        : 23 cm                       
Penulis                         : Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd
Tebal Halaman             : 382 Halaman
Harga Buku                 : Rp.35.000,-
ISBN                           : 978-979-1486-19-4
RINGKASAN (SUMMARY) Buku I
Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd dengan judul Kurikulum dan Pembelajaran. Wina Sanjaya merupakan salah seorang anggota Tim Pengurus Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Berlatar belakangkan pendidikan magister pendidikan  dalam bidang pengembangan kurikulum, dan kini wina sanjaya telah selesai menempuh pendidikan S3. Wina sanjaya memulai karier menjadi PNS tahun 1986 di usat sumber belajar IKIP-Bandung (sekarang P3MP-UPI).
            Buku ini terdiri dari 4 (empat) bagian dan terdapat 15 (lima belas) bab, dimana bagian satu terdapat lima bab, bagian dua terdapat dua bab, bagian tiga terdapat lima bab, dan bagian empat terdapat tiga bab. Masing-masing bab membahas hal-hal yang berbeda. Adapun isi dari tiap bab pada buku ini, ialah :
Bagian 1 terdapat 5 bab yaitu
Bab 1 membahas hakikat kurikulum
Bab 2 membahas landasan pengembangan kurikulum 
Bab 3 membahas desain kurikulum 
Bab 4 membahas pendekatan  dan model pengembangan 
Bab 5 membahas pengembangan tujuan dan isi kurikulum
Bagian 2 terdapat 2 bab yaitu : 
Bab 6 membahas hakikat kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP)
Bab 7 membahas pengembangan dokumen KTSP
Bagian 3 terdapat 5 bab yaitu
Bab 8 membahas sistem pembelajaran
Bab 9 membahas mengejar dan belajar dalam implementasi kurikulum 
Bab 10 membahas faktor psikologi dalam belajar 
Bab 11 membahas guru dalam proses pembelajaran 
Bab 12 membahas strategi pembelajaran
Bagian 4 terdapat 3  bab yaitu
Bab 13 membahas inovasi kurikulum dan pembelajaran
Bab 14 membahas evolusi kurikulum dan pembelajaran 
Bab 15 membahas penilaian portofolio
            Dalam isi buku yang ditulis oleh wina sanjaya ialah sangat mudah dipahami dan buku ini banyak menjelaskan teoritis dan bagaimana cara mengaplikasikan teori tersebut dalam dunia pendidikan masa kini. Buku ini juga telah menjelaskannya secara detail antara teori dengan praktiknya. 
Secara umum buku yang ditulis oleh wina snjaya ini membahas tentang teori dan praktik pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Buku ini tidak hanya membahas tentang teoritisnya saja seperti buku-buku pada umumnya yang telah saya baca, buku ini lebih domain pada praktik dalam dunia pendidikan masa kini.
Dalam suatu kurikulum mesti ada perencanaan pembelajaran serta bagaimana perencanaan itu diimplementasikan menjadi pengalaman belajar siswa dalam rangka pencapaian tujuan yang diharapkan. Maka yang menjadi fungsi suatu kurikulum adalah dalam mempersiapkan peserta didik agar mereka dapat hidup di masyarakat.
Diantara peran kurikulum adalah:
1. Peranan Konservatif
2. Peran kreatif
3. Peran kritis dan evaluatif
Adapun fungsi dari kurikulum adalah:
1. Fungsi penyesuaian
2. Fungsi integrasi fungsi diferensiasi
3. Fungsi persiapan
4. Fungsi pemilihan
5. Fungsi diagnostik
Hal ini dikutip dari apa yang telah disampaikan pada halaman 17 buku ini, tentang kurikulum dan pengajaran sebagai kesatuan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, walaupun keduanya memiliki posisi yang berbeda satu sama lain. “Bagi Saylor, berbicara tentang kurikulum dan pengajaran itu seperti Romeo dan Juliet. Artinya, berbicara tentang Romeo adalah berbicara juga tentang Juliet. Romeo tidak akan berarti apa-apa tanpa juliet dan juga sebaliknya. Tanpa ada kurikulum sebagai sebuah rencana, maka pembelajaran atau pengajaran tidak akan efektif. Dengan demikian, tanpa pembelajaran atau pengajaran sebagai implementasi sebuah rencana maka, kurikulum tidak akan memiliki arti apa-apa. Inilah satu kelebihan buku ini. Mengungkapkan suatu teori tidak dengan bahasa yang rumit dan ‘berkelas’. Namun memberikan perumpamaan yang dapat dengan mudah diterima tanpa harus memikirkannya secara mendalam yang berkepanjangan. Namun, di dalam buku ini juga membahas bagaimana cara mengaplikasikan teori-teori tersebut misalnya tentang perkembangan KTSP saat ini dan bagaimana cara implementasinya dalam proses pendidikan di sekolah maupun di berbagai universitas yang memakai ajaran KTSP, serta bagaimana pengembangan dokumen KTSP saat ini.
Bagian dua di buku ini membahas tentang hakikat kurikulum tingkat kesatuan  pendidikan (KTSP) yang membahas tentang pendahuluan, pengertian dan karakteristik KTSP, tujuan KTSP, dasar penyusunan KTSP, prinsip-pinsip pengembangan KTSP, Komponen KTSP, Proses penyusunan KTSP.
Sedangkan pada bab 7 pengembangan dokumen KTSP, buku ini menjelaskan sekaligus memberikan contoh pengembangan dokumen KTSP secara rinci. Tentunya ini akan sangat membantu dalam mengenali dan memahami proses pengembangan KTSP baik secara teoritis maupun praktisnya.. 
Bentuk implementasi dari KTSP ini terlihat pada bagian ketiga yang terdapat pada bab 8 membahas tentang sistem pembelajaran, berisi tentang sistem pembelajaran, tidak jauh berbeda dengan teori-teori mengenai sistem pembelajaran yang disampaikan oleh banyak buku kependidikan lainnya. Dalam proses implementasi kurikulum (KTSP) tentunya yang akan lebih paham adalah memperhatikan pendidikan dalam negeri dibanding penulis luar negeri yang hanya ‘teoritis’ semata, tanpa mengetahui bagaimana cara aplikasi sebenarnya di Indonesia dalam mengajar dan belajar dalam impelementasi kurikulum, faktor psikologis dalam belajar, posisi guru dalam proses pembelajaran di sekolah, dan strategi apa saja yang dapat digunakkan dalam pembelajaran di sekolah. Dalam implementasinya di dalam buku ini seorang guru dan mahasiswa diajar cara mengoptimalkan peranan menjadi seorang guru di dalam proses pembelajaran yang berlangsung maupun tidak berlangsung di sekolah. Telah kita ketahui bahwa banyaknya guru yang tidak mampu berperan sebagaimana layaknya seorang guru. Oleh karena itu, isi buku ini memaparkan mengenai peranan seorang guru dalam proses pembelajaran secara konkret dan lebih mudah untuk memahaminya serta mudah untuk mengaplikasikannya. 
Bagian keempat buku ini membahas tentang  inovasi kurikulum dan pembelajaran yang terdapat pada bab 13 membahas tentang pengertian inovasi, masalah penddikan sebagai sumber inovasi, difusi dan keputusan inovasi, hambatan inovasi, dan berbagai jenis inovasi dalam kurikulum dan pembelajaran dijelaskan secara teoritis dengan detail. Sementara bab 14 masih berbicara seputar konsep dan teori belajar mengajar dan implementasi kurikulum pada proses tersebut. Pada bab terakhir yaitu bab 15 menjelaskan mengenai penilaian portofolio, pengertian, prinsip dan kelebihan serta kekurangannya dan bagaimana tahapan pelaksanaannya dijelaskan secara konkret, detail dan mudah untuk dipahami oleh pembacanya, sehingga setelah pembaca membaca isi dari buku wina sanjaya pembaca dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan yaitu khususnya di dunia pendidikan. Dapat Pada bab ini di halaman 373 saya juga menimbulkan pertanyaan yang ter pada tabel 15.2 pada kolom criteria bagian kolom ke 4. Pertanyaan saya : mengapa pada kolom ke 4 bagian kolom kriteria itu tidak dijelaskan maksud dari “v”  dan bagaimana cara penilaian portofolio proses belajar siswa?. Satu hal lagi, Wina Sanjaya menawarkan berbagai teorinya dengan merujuk pada 44 buku rujukan yang mayoritas ditulis oleh penulis luar negeri. Di satu sisi ini memang bisa menjadi kelebihan buku ini, namun di sisi lain disinilah letak kekurangan buku ini, adalah pilihan yang tepat untuk menjadikan buku ini salah satu referensi wajib dalam proses pembelajaran terkait dengan kurikulum serta pengembangannya atau sebagai pedoman praktis bagi guru, praktisi dan memperhatikan pendidikan dalam merumuskan sebuah kurikulum pada suatu lembaga pendidikan.

Kelebihan Buku I
Berdasarkan review saya terhadap buku “ Kurikulum dan Pembelajaran “ yang ditulis oleh Prof. Dr. Wina Sanjaya, M.Pd., ada beberapa kelebihan dari buku tersebut yaitu :
1.      Cover buku lebih menarik sehingga, mahasiswa dominan memilih buku wina sanjaya.
2.   Harganya lebih murah. Dengan harga yang lebih murah, mahasiswa dapat menjangkau untuk membelinya.
3.     Isi buku ini di lengkapi dengan contoh-contoh matrik yang dapat mempermudah kita untuk lebih memahami lagi bagaimana pendidikan itu yang sebenarnya.
4.    Setiap sub-sub bab terdapat matrik-matrik yang membahas mengenai praktik-praktik kurikulum dalam pendidikan.
5.     Isi buku ini cukup jelas, dalam hal menguraikan materinya buku ini cukup luas, dan bahasa yang digunakan mudah untuk dipahami.
6.   Isi buku ini lebih dominan pada teori dan praktik-praktik dalam kurikulum dan pembelajaran. Sehingga, mahasiswa yang membacanya lebih mudah untuk mempraktikkannya di dunia pendidikan.


Kekurangan Buku I
Setelah saya membaca buku ini ada beberapa kekurangan yang terdapat di dalam buku ini yaitu :
1.   Buku ini tidak terdapat rangkuman dan latihan-latihan di setiap sub-sub bab sehingga mahasiswa yang membacanya tidak dapat lebih untuk memahaminya.
2.      Tulisannya terlalu kecil sekali. Sehingga ada beberapa tulisan yang ketika saya membacanya tidak kelihatan atau agak buram.
3.       Kualitas kertasnya tidak bagus, sebab kertasnya tipis dan mudah sobek.













Identitas Buku II


Judul Buku                  : Kurikulum dan Pembelajaran
Penerbit                       : PT. Raja Grafindo Prasada
Tempa Terbit               : Jakarta
Tahun Terbit                : 2016
Cetakan                       : Kelima, Maret 2016
Penulis                         : Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran
Ukuran Buku                : 23 cm
Tebal Halaman              : 306 Halaman
Harga Buku                  : Rp.70.000,-
ISBN                           : 978-979-769-382-4


Ringkasan (summary) Buku II
            Buku Kurikulum dan Pembelajaran ini ditulis  oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran cetakan kelima, Maret 2016 telah diuraikan materi tentang kurikulum dan pembelajaran. Namun terdapat beberapa perbedaan dari isi buku tersebut dengan buku-buku pada umumnya misalnya, tidak dilengkapinya contoh-contoh dari teori tersebut dalam pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari buku yang hanya memaparkan teori secara umum tanpa rincian yang lebih jelas.
 Buku ini terdiri atas sebelas bab yang disusun oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan pembelajaran, masing-masing bab membahas hal-hal yang berbeda sebagai berikut :
·         Bab 1 : Pengertian, dimensi, fungsi, dan peranan kurikulum
·         Bab 2 : Landasan Pengembangan Kurikulum
·         Bab 3 : Komponen-komponen Pengembangan Kurikulum
·         Bab 4 : Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
·         Bab 5 : Model Pengembangan dan Organisasi Kurikulum
·         Bab 6 : Evaluasi Kurikulum
·         Bab 7 : Konsep Dasar Pembelajaran
·         Bab 8 : Komponen-komponen pembelajaran
·         Bab 9  : Prinsip-prinsip Pembelajaran
·         Bab 10: Pendekatan, strategi, dan model pembelajaran
·         Bab 11 : Inovasi Kurikulum dan Pembelajaran
Berikut bagian-bagian saya temukan setelah saya membaca buku tersebut, ialah sebagai sebagai berikut :
Bab pertama buku ini yang ditulis oleh Drs.Asep Herry Hernawan, M.Pd. Riche Cynhia, S.Pd, M.Si. membahas pengertian, dimensi, fungsi, dan peranan kurikulum, yang dijelaskan di bab ini berupa pendapat-pendapat para ahli tentang pengertian kurikulum tersebut, hubungan kurikulum dengan dimensi ide, dimensi rencana, dimensi aktivias dan dimensi hasil, dan menjelaskan fungsi dan peran dari kurikulum tersebut. Namun, berdasarkan apa yang saya baca,  pada bab ini hanya memyajikan  teori-teori umumnya saja tanpa menjelaskan secara rinci dan memaparkan bagaimana pengimplementasian fungsi-fungsi serta  kurikulum itu sendiri di lembaga-lembaga pendidikan baik yang formal maupun non formal. Bab kedua buku ini yang ditulis oleh Drs. Dadang Sukiman, M.pd. Asra, M.Ed. membahas landasan pengembangan kurikulum yang terdiri dari 4 bagian yaitu: landasan filsafat, landasan psikologis, landasan sosiolgis dan landasan teknologis. Menurut saya pada bab ini penulis kurang memberikan penjelasan secara detail karena tidak menjelaskan bagaimana pengimplementasian 4 landasan yang dibahas tersebut dalam pelaksanaan pengembangan kurikulum dan bagaimana pengaruh landasan itu kepada pengembangan kurikulum itu sendiri. Karena penjelasan pada bab ini tidak lengkap ada timbul pertanyaan yang belum saya pahami didalam buku ini, yang saya ingin tanyakan terdapat pada halaman 40 paragraf kedua baris ketiga yaitu aspek-aspek kehidupan tertentu dan berkenaan dengan kelompok yang bersifat vokasional. Pertanyaan saya “Kelompok yang bagaimanakah yang sifatnya vokasional dalam aspek-aspek kehidupan dan pendidikan?”.
Bab ketiga yang ditulis oleh Prof. Dr.H. Wina Sanjaya, M.Pd. Dian Andayani, S.Pd. menjelaskan komponen dalam pengembangan kurikulum yang terdiri dari komponen tujuan, komponen isi dari materi pelajaran, komponen metode/ srategi dan komponen evaluasi. Namun,  saya simpulkan bahwa dalam bab ini tidak membahas secara signifikan bagaimana komponen-komponen itu, dan bagaimana pula komponen-komponen itu dapat menjadi pertimbangan dan mempengaruhi dalam pengembangan kurikulum.dan tidak disertakan contoh-contoh sehingga sulit saya untuk memahami isi dari buku tersebut.
Pada bab keempat ditulis oleh Dr. Hj. Yooke Tjurparmah S.Kommaruddin, M.Pd. dan Dr. Deni Kurniawan, M.Pd membahas tentang prinsip pengembangan kurikulum,  yang meliputi pengertian prinsip pengembangan kurikulum, macam-macam sumber prinsip pengembangan kurikulum, tipe-tipe prinsip pengembangan kurikulum dan macam–macam prinsip pengembangan kurikulum. Kekurangan pada bab ini materi yang disampaikan masih sangat kurang lengkap sehingga masih kurang sempurna untuk dijadikan referensi dalam belajar.
Bab lima buku ini yang ditulis oleh Dr. Toto Ruhimat, M.Pd. dan Dra. Muthia Alinawati membahas model pengembangan  dan organisasi kurikulum. Pada bab ini kurang bagus penjelasan model-model pengembangan kurikulum tersebut, penjelasannya juga belum lengkap, ada model pengembangan kurikulum yang tidak saya pahami dan tidak diberikan contoh oleh penulisnya, pertanyaan saya terdapat pada halaman 83 yaitu model Miller-Seller “ bagaimana cara penerapan model Miller-Seller dalam pendidikan? dan adakah pengaruhnya terhadap dunia pendidikan khususnya dalam ruang lingkup kurikulum dan pengembangannya? Berikanlah contohnya seberapa besar pengaruhnya”. Bab selanjutnya ditulis oleh Prof. Dr. R. Ibrahim, M.A. dan Dra. Masitoh, M.Pd. membahas tentang evaluasi kurikulum mulai dari pengertian evaluasi kurikulum, tujuan evaluasi, model-model evaluasi kurikulum, tinjauan masing-masing model dan model yang disarankan. Penjelasannya dan sub judul dari bab ini sudah cukup bagus, hanya saja pemaparkan teori-teori umumnya kurang rinci dan belum menjelaskan bagaimana cara pengevaluasian kurikulum itu sendiri agar mendapakan hasil yang lebih optimal.Menurut saya itu belum lengkap untuk dijadikan referensi dalam pembelajaran.
Bab ketujuh buku ini yang ditulis oleh Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si. dan Dra. Permasih, M.Pd memaparkan konsep dasar pembelajaran, yang hanya membahas teori-teori tentang hakikat belajar, hakikat pembelajaran, landasan konsep pembelajaran dan hasil belajar dari pembelajaran .Teori yang di paparkan sudah cukup lengkap namun masih butuh banyak referensi lagi agar pembahasan di bab ini lebih sempurna. Bab delapan buku ini yang ditulis oleh Drs. Toto Fathoni, M.Pd. dan Cepi Riyana, S.Pd., M.Pd. membahas tentang komponen komponen pembelajaran yang sudah cukup bagus dalam teorinya, karena yang disajikan pada bab ini meliputi tujuan pembelajaran,  bahan pembelajaran, strategi dan metode pembelajaran, beberapa stategi pembelajaran dan metode mengajar,kriteria penggunaan strategi pembelajaran dan metode mengajar, media pembelajaran, evaluasi pembelajaran itu sudah cukup lengkap dan sub judul pada bab ini saling mendukung dan berkaitan satu sama lain . Saya sebagai pembaca sudah cukup puas .
Bab kesembilan buku ini yang ditulis oleh Drs. Zaenal Arifin, M.Pd. memaparkan materi tentang prinsip-prinsip pembelajaran yang memuat hakikat pembelajaran, prinsip-prinsip pembelajaran, prinsip-prinsip keterlibatan langsung/berpengalaman, prinsip pengulangan, prinsip tantangan, prinsip balikan dan penguatan dan prinsip perbedaan individual. Menurut saya sub bab dalam bab ini cukup lengkap pemaparannya.
Bab kesepuluh buku yang ditulis oleh Dr. Rusman, M.Pd dan Laksmi Dewi, M.Pd membahas tentang pendekatan, strategi,  model pembelajaran, dan memilih pendekatan, strategi, dan model pembelajaran. Dalam bab ini terlihat jelas bahwa hanya memaparkan teori secara umum saja, teori yang dipaparkan tidaklah terperinci sehingga pada bab ini materi-materinya kurang mampu dijadikan referensi karena kurang lengkap.  Dalam hal ini ada beberapa hal yang menimbulkan pertanyaan yang belum saya pahami tentang pendekatan pembelajaran yang dimulai dari halaman 190-195 mengenai pendekatan seorang pendidik secara idealisme, realisme, pragmatisme, eksistensialisme, behaviorisme, kognitif, humanisme, pada dasarnya sebagian besar pendidik tidak mampu untuk melakukan pendekan tersebut, pertanyaan saya, “Bagaimana cara mengatasi seorang pendidik yang tidak mampu untuk melakukan pendekatan tersebut dalam proses pendidikan?”, padahal seorang pendidik dituntut untuk melakukan pendekatan tersebut agar seorang pendidik mengetahui posisi dan kemampuan seorang peserta didik dalam pendidikan.
Pada bab kesebelas buku ini yang ditulis oleh Dr. H. Dinn Wahyudin, M.A dan Drs. Rudi Susilana, M.Si membahas inovasi kurikulum dan pembelajaran yang membahas hakikat, unsur, dan ciri inovasi pendidikan, adopsi dan pelaksanaan inovasi pendidikan, kontribusi inovasi dalam pendidikan, beberapa hasil inovasi dalam pendidikan, beberapa hasil inovasi kurikulum dan syarat serta langkah melakukan inovasi. Dalam penyajian dari penjelasan materi ini kurang jelas, memang teori-teorinya mendukung untuk menjelaskan teori tersebut. Pada bab ini juga ada mentimbul pertanyaan yaitu terdapat pada halaman 265 pada paragraf ketiga baris kelima  adopter akhir (late adopters) yaitu kelompok yang sangat skeptis dan rasisten terhadap perubahan pertanyaan saya ialah “apa pengertian dari skeptis dan resisten? Dan bagaimana resisten perubahan dalam pendidikan yang sebenarnya?”. Hal ini yang membuat saya tidak memahaminya.
Berdasarkan hasil dari pembahasan buku “Kurikulum dan Pembelajaran” yang disusun oleh tim perkembangan MKDP secara keseluruhan buku ini masih kurang lengkap dalam penyajian materinya, karena teori-teori yang disajikan masih secara umum belum ada penjelasan secara rinci dan konkret, serta belum menyajikan contoh-contoh bagaimana pengimplementasian baik dari pengimplementasian dari kurikulum tersebut dilembaga pendidikan, maupun bagaimana pengembangan kurikulum serta cara-cara mengevaluasi kurikulum agar mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.  
Demikian critical book review yang pembaca tulis dalam buku kurikulum  dan pendidikan yang ditulis oleh Tim Pengembangan MKDP. Sebagian besar critical book review yang saya tuangkan terkait pada penjelasan yang yang kurang lengkap dan kurang jelas. Serta tidak diberikan contoh-contoh sebagai pendudukung dari isi materi tersebut. Sehingga, ketika mahasiswa membaca buku ini dapat lebih memahaminya.


Kelebihan Buku II
Setelah saya membaca buku ini ada beberapa kekurangan yang terdapat pada buku yang di tulis oleh tim pengembangan MKDP kurikulum dan pembelajaran yaitu : 
1. Buku ini terdapat sebelas bab, setiap sub-sub bab buku ini dilengkapi dengan rangkuman-rangkuman dan latihan-latihan. Sehingga mahasiswa yang membacanya dapat lebih memahami kembali setelah ia membaca keseluruhan isi.
2.   Buku ini disusun oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran yang terdiri dari 21 orang telah berhasil menerbitkan satu buku yang berbasis pendidikan.
3.     Buku ini lebih banyak terdapat referensinya yang terdapat pada halaman 269-274 diakhir buku.
4.    Isi buku ini membahas tentang 4 landasan yaitu landasan psikologi, landasan fisiologis, landasan sosiologis dan landasan teknologi.
5.    Dalam pemaparan pengertian kurikulum buku ini banyak menggunakan bahasa inggris sehingga, dapat menambah vocabulary pembaca dalam bahasa inggris.
6.  Pada halaman terakhir pada buku ini terdapat lampiran BSNP yaitu Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.


Kekurangan buku II
Setelah saya membaca buku ini ada beberapa kekurangan yang terdapat pada buku yang di tulis oleh tim pengembangan MKDP kurikulum dan pembelajaran yaitu : 
1.     Desain cover tidak menarik. Sehingga, mahasiswa kurang minat untuk membacanya.
2.     Harganya lebih mahal atau kurang terjangkau untuk kalangan mahasiswa.
3.     Ada beberapa tulisan yang tidak memenuhi aturan-aturan penulisan secara EYD.
4.     Setiap sub bab tidak terdapat matrik-matrik penjelasan dari kurikulum dan pembelajaran.
5.   Isi dari buku ini hanya berdominan pada teori-teori para ahli saja. Namun, tidak ada dijelaskan bagaimana praktik kurikulum dan pembelajaran dalam pendidikan. Hal ini membuat kesulitan untuk mahasiswa yang ingin mempraktikkan langsung dalam dunia pendidikan.
6.    Isi dari uku ini menggunakan beberapa kata-kata baru seperti adopter, skeptis, resisten. Sehingga saya tidak memahaminya.



Perbandingan Dari Buku I Dan Buku II
Berdasarkan review yang telah saya buat pada identitas buku I dan buku II tersebut, dapat dibandingkaan bahwa buku I dan buku II terdapat beberapa perbedaan yang jauh yaitu sebagai berikut :
No
Perbandingan
Buku I
Buku II
1.
Cover buku
Lebih menarik
Tidak menarik
2.
Bahasa buku
Bahasa yang digunakan lebih mudah untuk di pahami oleh mahasiswa
bahasa yang digunakan dalam penulisan ialah ditulis secara  umum materinya sehingga sulit untuk dipahami.
3.
Penulisan
Penulisan isi buku sesuai dengan aturan-aturan EYD.
Masih ada beberapa penulisan yang tidak sesuai dituliskan dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan berdasarkan EYD
4.
Isi buku
Pertama, isi buku ini lebih dominan pada praktik atau cara implementasi dari materi kurikulum dan pembelajaran dalam dunia pendidikan masa kini.
Kedua, buku ini banyak menggunakan matrik dalam menjelaskan
Ketiga, isi buku ini ditulis secara jelas dan terinci.
Keempat buku ini membahas kurikulum tersembunyi secara lengkap, dan membahas tentang kurikulum tingkat kesatuan pendidikan (KTSP) serta proses penyusunannya.

Pertama, isi dari buku ini lebih dominan pada teori saja, tanpa menjelaskan implementasi atau praktik dari isi teori tersebut dalam dunia pendidikan masa kini.
Kedua, buku ini tidak banyak menggunakan matriks.
Ketiga, isi buku ini krang jelas dan tidak terinci.
Keempat buku ini tidak ada membahas tentang kedua hal tersebut yaitu kurikulum tersembunyi dan kurikulum tingkat kesatuan pendidikan (KTSP)

Kesimpulan
Buku yang lebih baik digunakan dalam proses belajar dan pembelajaran ialah buku yang ditulis oleh Prof. Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd yang berjudul “ Kurikulum Dan Pembelajaran, karena isi buku tersebut ditulis secara rinci, jelas dan banyak membahas tentang praktik-praktik dalam dunia pendidikan dibandingkan buku II yang ditulis oleh Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran hanya membahas tentang teorinya saja dan tidak banyak menjelaskan praktik-praktik dari meteri kurikulum dan pembelajaran dalam konteks dunia pendidikan masa kini. Sehingga, kita sulit untuk memperaktikkan teori tersebut dalam dunia pendidikan masa kini.


Saran
Untuk lebih memahami kurikulum dan pembelajaran dalam pendidikan sebaiknya dan seharusnya kita sebagai mahasiswa menggunakan dua buah buku  atau lebih. Sehingga, dengan mudahnya kita dapat lebih memahami, lebih dalam ilmu dan wawasan kita mengenai kurikulum dan pembelajaran.

 

Referensi
Prof.Dr. H. Wina Sanjaya, M.Pd, 2008. Kurikulum Dan Pembelajaran. Jakarta : Prenada Media Group.
Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan pembelajaran. 2011. Kurikulum Dan Pembelajaran. Bandung : Raja Grafindo Persada